air liur, ludah atau iler.

Tidak najis kecuali keluar dari perut

Air liur manusia pada umumnya dianggap suci, kecuali jika bercampur dengan benda najis seperti darah atau nanah. Air liur yang keluar dari tenggorokan atau kepala, yang biasanya bening dan tidak berbau, dianggap suci. Namun, jika air liur berasal dari dalam perut, misalnya saat tidur, dan berwarna kuning serta berbau, maka statusnya menjadi najis.

Sumber: Kitab sullamul munajat dan fikih empat mazhab