Shahih al-bukhari
Cara mensucikan air seni bayi laki-laki
Telah menceritakan kepada kami ‘Abdullāh bin Yūsuf berkata, telah mengabarkan kepada kami Mālik dari Hisyām bin ‘Urwah dari bapaknya dari ‘Āisyah Ummul Mukminīn, ia berkata, “Pernah seorang bayi dibawa ke hadapan Nabi saw., lalu bayi tersebut kencing hingga mengenai pakaiannya. Beliau lalu minta air dan mengusapinya dengan air tersebut.” Hadis di atas menerangkan cara menyucikan air seni bayi. Hadis ini juga terdapat dalam kitab ahih Muslim, Sunan an-Nasāī, Sunan Ibn Mājah dan Muwaṭṭo’ Imam Mālik. Namun pada ahih Muslim dan Sunan Ibn Mājah terdapat penambahan kalimat لم یغسل. Adapun status hadis ini adalah sahih, sebagaimana yang dinukilkan dalam Nailul Au ar
Sumber: bin Alias, Muhammad Faiz. Penyucian Air Seni Bayi Laki-laki dan Bayi Perempuan menurut Hadis. Diss. Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, 2018.