plasenta, ari-ari atau uri.
Najis Mutawassitah
Dalam kitab Fathul Qarib, plasenta (ari-ari) termasuk dalam kategori najis. Kitab ini, yang merupakan syarah (penjelasan) dari kitab Matan Abu Syuja' dalam mazhab Syafi'i, menggolongkan segala sesuatu yang keluar dari tubuh manusia selain air mani sebagai najis, termasuk plasenta. plasenta termasuk najis mutawassitah. Cara mensucikanya yaitu dengan menghilangkan wujud najisnya dulu, kemudian dibasuh satu kali dengan air yang mengalir.
Sumber: Terjemah kitab Fathul Qorib dan Fikih Empat Mazhab